Pencuri Perhiasan Napoleon di Museum Louvre Paris Ditangkap

Museum Louvre
Penutupan Museum Louvre Prancis dilakukan sebagai bagian dari langkah verifikasi dalam kerangka sistem peringatan keamanan nasional Prancis, Vigipirate. Xinhua via Antara

“Penyelidikan harus terus dilakukan dengan menghormati kerahasiaan… Kami akan melanjutkan dengan tekad yang sama!! Kami lanjutkan,” tulis Nunez di platform X.

Pada 19 Oktober, para pencuri membobol museum terkenal itu dan mencuri sembilan perhiasan dari koleksi 23 benda peninggalan Napoleon dan permaisurinya. Barang yang dicuri termasuk mahkota, anting, kalung, dan bros yang pernah dimiliki para ratu serta permaisuri Prancis.

Menurut Nunez, para pencuri masuk ke Louvre melalui jendela menggunakan tangga yang dipasang di atas alat pengangkat (cherry picker), memotong kaca jendela dengan gerinda, dan kemudian melarikan diri menggunakan skuter. Dia tak mengesampingkan kemungkinan para pelaku adalah warga asing.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Konflik Bersenjata Thailand-Kamboja Kian Mematikan, 500 Ribu Orang Mengungsi

Sementara itu, Le Parisien melaporkan bahwa pencurian tersebut dilakukan oleh empat orang, dua di antaranya masuk ke museum. (Ant/Sputnik/RIA Novosti)

Pos terkait