250 Personel SAR Dikerahkan Cari 80 Korban Tanah Longsor Cisarua

MATASEMARANG.COM – Duka masih menyelimuti keluarga korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung. Pasalnya, sampai hari nasib 80 warga yang diduga tertimbun belum diketahui. Baru sebagian kecil yang korban yang ditemukan.

Regu pencari dan penolong bekerja keras untuk menemukan para korban.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyebut 250 personel Tim Search and Rescue (SAR) terlatih dikerahkan dalam operasi pencarian 80 korban longsor hari kedua di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Prajurit Asal Grobogan Gugur Saat Terjun Payung Jelang HUT TNI

Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Bandung, Minggu, mengatakan bahwa operasi SAR dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh unsur kementerian dan lembaga terkait, termasuk TNI dan Polri yang berada di wilayah Jawa Barat.

“Dalam operasi SAR ini sebanyak 250 personel terlatih sudah tergabung dalam tim SAR dengan Basarnas bertindak sebagai koordinator, dibantu seluruh kementerian dan lembaga, termasuk TNI dan Polri,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa selain tim SAR utama, operasi pencarian juga diperkuat oleh ratusan personel pendukung dari berbagai unsur yang bertugas membantu kelancaran pelaksanaan evakuasi di lapangan.

BACA JUGA  3 Hari Tersesat di Hutan, Nenek 84 Tahun Asal Gunungpati Ditemukan Lemas

“Sementara untuk tim operasi pendukung terdapat sekitar 450 personel,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyebut setelah melakukan asesmen awal di lokasi kejadian, mulai dari titik mahkota longsor hingga lidah longsor, dan memutuskan untuk membagi area pencarian ke dalam beberapa sektor untuk memaksimalkan upaya evakuasi korban.

Tim SAR gabungan juga mengerahkan sarana dan prasarana melalui dua unsur utama, yakni udara dan darat, dengan rincian sebanyak 12 unit robot udara (drone) digunakan dan unsur darat melibatkan personel serta sejumlah alat berat yang disiagakan.

Pos terkait