- Empat atlet sepak takraw asal Jawa Tengah menyumbangkan satu medali perak dan tiga perunggu
- Tiga atlet mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, sementara satunya pulang terpisah ke Banyumas via kereta api
MATASEMARANG.COM – Empat atlet sepak takraw asal Jawa Tengah yang sukses memperkuat kontingen Merah Putih pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang resmi kembali ke tanah air.
Rombongan atlet disambut jajaran pengurus olahraga daerah setibanya di Jawa Tengah.
Tiga dari empat atlet tersebut, yakni Yudha Aswinatama (Demak), Dini Mitasari (Jepara), dan M Ubaidur Rohman (Jepara), mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang, Senin, 5 Oktober 2026, sekitar jam 12.00 WIB usai melakukan penerbangan transit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Sementara satu atlet lainnya, Frisca Kharisma (Banyumas), pulang ke daerah asal secara terpisah menggunakan moda transportasi kereta api.
Secara keseluruhan, pahlawan olahraga asal Jateng ini menyumbangkan total empat medali, satu perak dan tiga perunggu untuk kontingen Indonesia di Jepang.
Yudha merebut perak pada nomor quadrant event putra, Dini menyabet perunggu tim putri, Ubaidur merebut perunggu beregu putra, serta Frisca membawa pulang perunggu nomor quadrant event putri.
Kedatangan mereka di Semarang disambut dengan pengalungan bunga oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah Aria Chandra Destianto, Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah Budi Santoso, serta Ketua Umum Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jawa Tengah Agung Hariyadi.
“Alhamdulillah atlet takraw Jateng sukses menyumbang medali untuk Indonesia di ajang Asian Games. Ini menjadi kebanggaan kita semua, terutama masyarakat Jawa Tengah. Dan perlu diketahui bahwa para atlet takraw itu merupakan hasil dididikan dari PPLOP Jawa Tengah. Hari ini mereka membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik,” kata Aria Chandra.

















