BPBD Catat Ada 87 Kejadian Bencana di Semarang, Paling Banyak Pohon Tumbang

kejadian pohon tumbang di Semarang. (matasemarang.com/Lia DIna)
kejadian pohon tumbang di Semarang. (matasemarang.com/Lia DIna)

MATASEMARANG.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Endro Pudyo Martanto menyebutkan ada 87 kejadian bencana yang tersebar hampir di seluruh wilayah di Ibu Kota Jawa Tengah.

Endro mengatakan dari 87 kejadian bencana, 53 di antaranya adalah kejadian pohon tumbang yang diakibatkan hujan deras dan angin deras.

“Jadi memang hujan lebat dengan intensitas tinggi dan angin kencang mengakibatkan beberapa area terdampak tanah longsor, atap roboh, dan pohon tumbang,” kata Endro, Kamis, 19 Februari 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kapal Feri Berisi Puluhan Orang Tenggelam di Selat Bali

Kejadian pohon tumbang yang terjadi di Jalan Bendungan Raya, Barusari Kecamatan Semarang Selatan pada Rabu, 18 Februari 2026 ini bahkan memakan satu korban jiwa meninggal dunia.

“Di lokasi tersebut, pohon menimpa empat korban. Kondisinya satu orang tidak sadar, satu luka-luka, satu anak kecil, serta satu ibu meninggal dunia,” bebernya.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Wulan Dewi Ramadhan, seorang ibu rumah tangga asal Dukuh Rejosari, Ngijo, Kecamatan Gunungpati.

Endro mengatakan peristiwa itu menambah duka di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kota Semarang.

BACA JUGA  Trans Semarang Gelar FGD Manajemen Keselamatan, Dorong Penguatan Keselamatan Transportasi Publik

Tak hanya pohon tumbang, pihaknya juga mencatat ada 31 kejadian atap rumah roboh termasuk kerusakan pada reklame dan dinding bangunan.

Selain itu ada juga kejadian tanah longsor yang terjadi di beberapa titik rawan seperti di Tinjomoyo, Rowosari, dan Tembalang.

Ia memastikan tim BPBD bergerak cepat melakukan pendataan dan penanganan darurat di lapangan. Petugas memasang terpal pada area terdampak longsor dan bangunan yang rusak untuk mencegah kerusakan lanjutan.

Pos terkait