MATASEMARANG.COM – Warga di tujuh kabupaten Jawa Tengah ini harus waspada mengingat potensi hujan bercurah tinggi yang bisa memicu berbagai bencana alam.
Oleh karena itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan tujuh kabupaten Jateng berstatus siaga curah hujan tinggi pada Dasarian III Februari 2026, menyusul prakiraan akumulasi hujan hingga 300 milimeter per dasarian.
“Status siaga menandakan potensi hujan menengah hingga lebat terjadi berulang dalam satu dasarian dan berisiko memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir maupun tanah longsor, sehingga perlu peningkatan kesiapsiagaan,” kata Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Sabtu.
Ia mengatakan status siaga curah hujan tinggi tersebut tercantum dalam peringatan dini cuaca dan iklim Dasarian III Februari 2026, yang dikeluarkan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II.
Menurut dia, tujuh kabupaten yang berstatus siaga curah hujan tinggi meliputi Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Purbalingga, dan Banjarnegara, karena berpotensi mengalami curah hujan berkisar 200-300 milimeter per dasarian.
Sementara itu, status waspada curah hujan tinggi (150-200 milimeter per dasarian) mencakup wilayah yang lebih luas, meliputi Kota Semarang, Surakarta, Salatiga, Tegal, dan Pekalongan, serta Kabupaten Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Temanggung, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Semarang, Kendal, Demak, Kudus, dan Jepara.


















