Jalan Utama Grobogan – Semarang Putus Total, Jembatan Armco Segera Dipasang

Gubernur Jateng meninjau tanggul jebol di Grobogan. (maatsemarang.com/Lia Dina)
Gubernur Jateng meninjau tanggul jebol di Grobogan. (maatsemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Tanggul Sungai Tuntang di Kabupaten Grobogan kembali jebol pada Senin, 16 Februari 2026.

Titik jebol di Desa Tinanding mengakibatkan jalan utama Grobogan-Semarang terputus total. Kejadian tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi dan kiriman air dari hulu Sungai Glugu, dan Sungai Tuntang.

Dampaknya 42 desa yang tersebar di 10 kecamatan wilayah Kabupaten Grobogan terendam banjir.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  14 Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun di Semarang Selama Libur Nataru

Setidaknya ada 9.000 keluarga terdampak dan ratusan hektare sawah terendam.

Tak hanya itu, akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang tersebut, jalur utama Grobogan – Semarang juga putus total.

Atas peristiwa tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah untuk mempercepat pemasangan jembatan armco di jalur utama Grobogan – Semarang.

Pemasangan jembatan itu tepatnya pada jalan yang berdekatan dengan di titik jebolnya tanggul sungai Tuntang yang mengakibatkan jalan utama itu putus total.

BACA JUGA  Rekening Penerima Bansos yang Main Judol Otomatis Ditutup

Hal itu disampaikan oleh Luthfi saat meninjau lokasi tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Selasa, 17 Februari 2026.

Ia mengatakan, jalan tersebut sangat krusial bagi masyarakat, karena sebagai jalur utama penghubung logistik dan jalur mudik lebaran.

Oleh sebab itu, ia ingin segera jalan tersebut bisa digunakan secara operasional.

“Yang penting jalan ini bisa dipakai dulu karena ini jalur utama mudik,” tegas Luthfi.

Ia menjelaskan, ada beberapa langkah penanganan terkait kejadian tanggul jebol tersebut, yaitu penanganan jangka pendek dan jangka panjang.

Pos terkait