Jangka pendeknya adalah penutupan tanggul jebol yang akan dilakukan oleh Dinas PUPR Provinsi berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Selain itu pembangunan jembatan untuk menghubungkan jalur utama.
Penutupan sementara tanggul sungai tersebut dilakukan selama tiga hari ke depan. Sementara penguatan tanggul dilakukan hingga satu pekan berikutnya.
Luthfi juga akan meminta kepada Kementerian PUPR untuk melakukan normalisasi sungai Tuntang sebagaimana dilakukan terhadap sungai Wulan.
Saat di lokasi, ia bahkan menelepon langsung Menteri PUPR untuk meminta segera ada normalisasi untuk Sungai Tuntang.
“Sedimennya yang sangat tinggi, saya akan mengusulkan ke kementrian, karena itu kewenangan BBWS, minimal dinormalisasi,” tegasnya.
Luthfi menjelaskan, ada dua kabupaten yang terdampak dari jebolnya tanggul sungai Tuntang tersebut, yaitu Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan.
Sungai Tuntang yang melintas di wilayah tersebut sudah beberapa kali jebol.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, menyampaikan jembatan armco milik Provinsi Jawa Tengah sudah digeser dari Pati ke Tinanding, Godong. Dijadwalkan akan tiba di lokasi pada Selasa, 17 Februari 2026 malam.
“Targetnya, satu minggu kami yakin bisa menyelesaikan jembatan armco,” terangnya.


















