MATASEMARANG.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang membeberkan realisasi pendapatan daerah Kota Semarang hingga saat ini mencapai 81 persen.
Pendapatan ini terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) dan pendapatan transfer daerah.
Plt Kepala Bapenda Kota Semarang Tuning Sunarningsih menegaskan jika pihaknya akan menggenjot target pendapatan daerah hingga akhir tahun ini.
“Dana-dana pajak daerah itu masih kita genjot semuanya. Semuanya kita genjot sampai maksimal hingga akhir tahun ini,” kata Tuning, Jumat 28 November 2025.
Ia mengatakan hingga saat ini sektor dengan kontribusi pendapatan tertinggi masih berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Tuning mengatakan guna menggenjot pendapatan dari PBB, Bapenda menggandeng Kejaksaan Negeri untuk menagih puitang-piutang PBB.
Sedangkan untuk memaksimalkan pendapatan dari BPHTB, pihaknya menggandeng Badan Pertanahan Negara (BPN).
Sementara untuk sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) seperti restoran, hotel dan parkir, ia menyebut realisasinya cukup baik.
“PBJT itu ya cukup bagus lah. lumayan,” kata dia.
















