Kendati tidak menyebutkan kapan popemobile tersebut akan tiba di Gaza, Faltas menyatakan harapan bahwa hal itu akan terjadi dalam waktu dekat.
Pada Mei lalu, kantor berita Italia ANSA melaporkan bahwa sebelum wafat pada 21 April, Paus Fransiskus meminta Caritas, organisasi amal Gereja Katolik, untuk menggunakan salah satu popemobile yang biasa beliau gunakan untuk menyapa kerumunan sebagai sarana memenuhi kebutuhan medis anak-anak Gaza.
Kantor berita tersebut menambahkan bahwa kendaraan yang akan dilengkapi sopir dan dokter itu akan membawa peralatan untuk diagnosis, pemeriksaan, dan perawatan, termasuk alat tes infeksi cepat, suntikan, dan jarum suntik.
Sejak melancarkan perang genosidanya terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza pada Oktober 2023, militer Israel telah membunuh hampir 70.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai hampir 171.000 lainnya.
Kejahatan perang rezim Zionis Israel dalam perang di Gaza itu juga telah meratakan sebagian besar wilayah kantong Palestina padat penduduk tersebut. Serangan itu berkurang setelah tercapai kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. (Ant/Anadolu)

















