Pemerintah Dorong Peralihan LPG ke DME, DPRD Ingatkan Pentingnya Edukasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh

MATASEMARANG.COM – Pemerintah resmi memulai langkah strategis mengganti Liquified Petroleum Gas (LPG) dengan Dimethyl Ether (DME) untuk kebutuhan sehari-hari.

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan menekan impor LPG yang mencapai 8,4 juta metrik ton per tahun, tetapi juga menghadirkan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

DME dinilai unggul karena mudah terurai di udara, tidak merusak ozon, dan mampu menekan emisi gas rumah kaca hingga 20%.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Sumanto Apresiasi 23 Dalang Karanganyar Pentaskan Wayang Kulit 30 Jam Nonstop

Selain itu, DME dapat menggunakan infrastruktur tabung LPG yang sudah ada, sehingga transisi lebih praktis.

Campuran DME 20% dengan LPG 80% bahkan bisa langsung digunakan pada kompor gas eksisting.

Meski demikian, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh menekankan bahwa sosialisasi kepada masyarakat menjadi faktor krusial.

“Perubahan kebiasaan seperti ini perlu edukasi yang jelas, agar masyarakat merasa aman dan tenang. Sama halnya ketika dulu LPG hadir menggantikan minyak tanah,” ujarnya, Rabu 11 Februari 2026.

BACA JUGA  DPRD Kota Semarang Komitmen Kawal Isu Lingkungan dalam Deklarasi KPHD

Saleh juga menambahkan, agar masyarakat mau beralih, harga DME harus lebih murah dibandingkan LPG. Dengan begitu, program energi baru ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga ramah di kantong.

DME memiliki kandungan panas sebesar 7.749 Kcal/Kg, lebih rendah dibanding LPG yang mencapai 12.076 Kcal/Kg.

Namun, kualitas nyala api DME lebih biru, stabil, dan bebas sulfur maupun partikulat berbahaya. Hal ini membuatnya lebih sehat bagi lingkungan dan pengguna.

Dengan kombinasi manfaat lingkungan, efisiensi infrastruktur, dan strategi harga, pemerintah berharap masyarakat siap menerima DME sebagai energi masa depan. Tantangan terbesar kini adalah bagaimana sosialisasi dilakukan secara masif agar transisi berjalan mulus.

BACA JUGA  DPRD Kota Semarang Dorong Penyederhanaan Administrasi BOP Tahun 2026

Pos terkait