“Kami senang menyambut pemain dan pelatih Indonesia di Clairefontaine. Semoga pengalaman ini memberi dampak positif bagi sepak bola putri di kedua negara,” ujarnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi program ini sebagai fondasi berkelanjutan bagi sepak bola putri Indonesia.
“Pembinaan harus dilakukan dari usia dini hingga level elite dengan sistem yang kuat. Harapannya, lahir lebih banyak talenta perempuan yang mampu bersaing di tingkat internasional,” tegasnya.
Exco PSSI Vivin Cahyani Sungkono menambahkan bahwa program ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem sepak bola putri di Indonesia, baik dari sisi pemain, pelatih, maupun profesional di industri olahraga.





















