Ratusan Siswa di Batang Diduga Keracunan MBG, Sampel Dikirim ke Semarang

ilustrasi keracunan MBG (pixabay/ derneuemann)
ilustrasi keracunan MBG (pixabay/ derneuemann)

MATASEMARANG.COM – Ratusan siswa SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan sakit perut secara bersamaan pada Kamis 30 Oktober 2025 setelah menyantap makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden ini memicu kepanikan massal di kalangan orang tua dan masyarakat, mengingat gejala muncul saat para siswa sudah berada di rumah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Batang langsung bergerak cepat. Begitu laporan diterima dari pihak sekolah pada Jumat 31 Oktober 2025 pukul 09.30 WIB, tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  MBG Tetap Jalan di Bulan Ramadan, Dibagikan Jelang Buka Puasa?

Satu siswa dilaporkan mengalami kondisi cukup serius dan sempat dirujuk ke RSUD Batang akibat diare dan muntah-muntah hebat.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Batang Ida Susilaksmi menyatakan bahwa kondisi siswa tersebut telah membaik dan dipulangkan setelah menjalani observasi selama dua jam.

“Kondisinya sudah stabil dan tidak berlanjut buruk,” ujarnya.

Meski dugaan kuat mengarah pada menu MBG sebagai pemicu keracunan, Ida menegaskan bahwa pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan pasti.

“Kami belum berani menyimpulkan bahwa tragedi keracunan massal ini disebabkan oleh makanan MBG sebelum hasil laboratorium keluar,” tegasnya.

BACA JUGA  Truk Tertimpa Pohon Trembesi di Exit Tol Kadilangu

Untuk memastikan penyebab pasti, Dinas Kesehatan telah menyita dan mengirimkan sejumlah sampel makanan dan minuman ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Semarang.

Adapun daftar sampel yang diuji meliputi:

  • Air minum galon isi ulang buffer SPPG (1 botol)
  • Air bersih buffer SPPG (1 botol)
  • Tahu bakso buffer SPPG (1 plastik)
  • Tumis caisin jagung buffer SPPG (1 plastik)
  • Nasi putih buffer SPPG (1 plastik)
  • Ayam rica buffer SPPG (1 plastik)
  • Nasi putih sisa makanan siswa (1 plastik)
  • Ayam rica sisa makanan siswa (1 plastik)
  • Tahu bakso sisa makanan siswa (1 plastik)
BACA JUGA  Memejamkan Mata Saat Salat, Bolehkah?

Selain itu, tim dari Puskesmas juga tengah mendalami aktivitas di stasiun gizi sekolah, tempat makanan diolah dan didistribusikan kepada siswa.

Pos terkait