MATASEMARANG.COM – Jalur turunan Jalan Gombel Lama, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, kembali memakan korban jiwa.
Kecelakaan tunggal terjadi pada Rabu 28 Januari 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, melibatkan satu unit sepeda motor ditumpangi dua orang.
Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu lainnya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RS Dr. Kariadi Semarang.
Unit Lantas Polsek Banyumanik yang dipimpin Aiptu M Itok segera menangani dan pengamanan tempat kejadian perkara.
Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polrestabes Semarang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam pendalaman petugas.
Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo menegaskan bahwa jalur turunan seperti Gombel Lama memiliki risiko tinggi kecelakaan.
Menurutnya, faktor kelelahan, mengantuk, dan kecepatan berlebih sering menjadi pemicu insiden di jalur rawan tersebut.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kecepatan dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.
Selain itu, penggunaan helm standar dan perlengkapan keselamatan wajib dipatuhi oleh pengendara sepeda motor.
“Keselamatan adalah yang utama. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, terutama pada jam-jam rawan dini hari,” pesannya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bahwa jalur turunan di Semarang, khususnya Gombel Lama, membutuhkan kewaspadaan ekstra dari setiap pengguna jalan.


















