Rowosari dan Meteseh Diterjang Banjir Senin Dini Hari

MATASEMARANG.COM – Banjir kembali melanda sejumlah kawasan di Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Senin, 16 Januari 2026 dini hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang langsung melakukan evakuasi warga, assessment lapangan, serta menyiapkan dukungan logistik untuk memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak.

Diketahui, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah Kota Semarang dan daerah hulu sekitar pukul 02.00 dini hari, sehingga Kali Babon tidak mampu menampung debit air. 

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Awas! Mi Basah di Kota Semarang Masih Ada yang Mengandung Formalin

Akibatnya, genangan muncul di beberapa titik di Kelurahan Rowosari dan Meteseh, di antaranya Perumahan Argo Residence dan Grand Permata Tembalang di Rowosari, serta Grand Batik Semarang di Meteseh.

Berdasarkan data BPBD Kota Semarang, total ratusan warga terdampak, termasuk 110 kepala keluarga di Grand Permata Tembalang. Sebanyak 18 jiwa, terdiri dari 12 orang dewasa dan enam balita, mengungsi di Masjid Iktifal Al Barokah untuk sementara waktu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Semarang Riyanto mengatakan pihaknya langsung merespons cepat sejak awal kejadian dengan menurunkan personel ke lokasi terdampak. 

BACA JUGA  Rangking Timnas Voli Indonesia Melorot ke Urutan 63

“Kita dari BPBD tim yang malam itu bertugas langsung terjun ke lapangan. Jadi kita full time. Jadi kita 24 jam terbagi 3 shift. Pada malam kejadian jam 2 kita meluncur,” kata Riyanto, Senin 16 Februari 2026.

Menurut Riyanto, banjir dipicu tingginya curah hujan di wilayah hulu, khususnya di Kabupaten Semarang, yang menyebabkan peningkatan debit air hingga meluap ke wilayah Kota Semarang. 

Pos terkait