Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kesiapan provinsi dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Ia menyebut bahwa Jateng sebagai simpul utama perlintasan nasional sehingga tidak boleh lengah dalam menyiapkan infrastruktur, khususnya jalan.
Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan, sebanyak 17,7 juta orang diperkirakan masuk ke Jateng selama periode Lebaran 2026.
Secara nasional, provinsi tersebut juga menjadi tujuan favorit dengan estimasi total pergerakan mencapai 38,71 juta orang.
Karena itu, mantan Kapolda Jateng itu menekankan bahwa kondisi jalan provinsi di Jateng terus dimantapkan.
“Kita memiliki hampir 2.200 kilometer jalan kewenangan provinsi dengan tingkat kemantapan 94 persen. Pada 2026 ini, fokus pada perawatan agar tetap optimal saat arus mudik dan balik,” pungkasnya. [Ant]


















