- BI Jateng menggelar Rupiah Tresno Budoyo 2026 di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, dengan tema ekspedisi Laksamana Cheng Ho yang menyatukan budaya dan teknologi
- Hingga Juli 2026, transaksi QRIS di Jawa Tengah mencapai 870,01 juta transaksi senilai Rp73,45 triliun, sementara QRIS Antarnegara meraih 50-in5 Awards 2026
MATASEMARANG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rupiah Tresno Budoyo (RTB) 2026 di Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Sabtu, 26 September 2026.
Event tahunan yang terbuka gratis untuk masyarakat ini mengusung tema “Melintasi Batas Dunia, Menjalin Konektivitas Antarbangsa: Ekspedisi Laksamana Cheng Ho, Menyatukan Jejak Integrasi Budaya dan Inovasi Teknologi”.
Perhelatan tersebut memadukan nilai sejarah, budaya, ekonomi, dan teknologi digital dalam satu panggung.
Plh. Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah Anggis Rakhmi menyebut semangat pelayaran dan akulturasi budaya Laksamana Cheng Ho pada masa lampau kini menemukan relevansinya lewat sistem pembayaran lintas negara.
“Jika dahulu laut menjadi jalur yang menghubungkan berbagai bangsa, saat ini teknologi menghadirkan konektivitas yang semakin cepat dan tanpa batas, termasuk melalui QRIS Antarnegara Indonesia-Tiongkok yang memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran lintas negara secara mudah dan terintegrasi,” kata Anggis.
Sebagai pertunjukan utama, panitia menampilkan Dance Spectacle bertajuk “Two Shores, One Story, One Connection”.
Pertunjukan ini memadukan tarian, musik tradisional Tiongkok dan Jawa, serta efek visual modern untuk menggambarkan perjalanan hubungan antarbangsa, dari era pelayaran hingga integrasi digital.
Panggung RTB 2026 juga diisi Gambang Semarang X Chinese, barongsai, wayang potehi, dan seni kaligrafi Cina.
Pengunjung turut dapat mengikuti sejumlah kegiatan edukatif, di antaranya storytelling Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, Galang Uang Logam (GAUL), workshop pembuatan warak ngendog dari bahan daur ulang, dan melukis lampion. Ada pula program tebus murah komoditas pangan strategis untuk membantu pengendalian inflasi.

















