“Ini baru tahu nanti siang pastinya (luasan), kalau kita hanya lihat atasnya saja sekitar 2×1 meter. Cuma baru akan dipastikan siang ini dalamnya ada growong atau tidak,” terangnya.
Sementara itu, pasca lubang menganga terjadi pada Senin malam, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin langsung meninjau lokasi sekitar pukul 22.28 WIB. Iswar meninjau lokasi tersebut setelah mendapat laporan adanya jalan ambles di Jalan Dr Wahidin.
“Kebetulan tadi dapat informasi ada jalan ambles. Bahwa di bawah sini ada saluran dan kedalaman saluran mungkin sekitar 2-3 meter sehingga tidak terlihat sehingga kita simpulkan di bawah sini ada saluran yang penutup salurannya itu mungkin ambles lalu dari tutup saluran ini ada hurugan 2 meter jadi ikut ambles,” terang Iswar di lokasi pada Minggu, 22 Februari 2026 malam.
Ia memastikan DPU segera melakukan penanganan jalan yang ambles ini, sebab titik yang ambles selain berada di depan pintu masuk kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang juga berada tepat di depan jalan kampung. Ia tak ingin warga kampung terisolir karena jalan menganga yang tidak segera tertangani.
“DPU akan selesaikan karena ini ada jalan kampung dan kalau putus kan kasihan jadi segera diperbaiki,” tutur Iswar.
Iswar juga mengimbau kepada masyarakat Kota Semarang untuk berhati-hati saat melintas di jalan raya, terutama jika ada jalan berlubang. Pihaknya juga memastikan DPU akan menyelesaikan penutupan jalan-jalan berlubang secara bertahap.
“Penyakitnya aspal kalau musim hujan ini kan banyak bolong, harapan kami warga harus berhati-hati menggunakan jalan di musim hujan karena kita juga berupaya menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul di lapangan, proses pengaspalan njuga terus berproses,” pungkasnya.


















