Trump-Mamdani, Dulu Saling Serang Kata, Sekarang Sekata

MATASEMARANG.COM – Setelah baku serang kata selama berbulan-bulan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wali Kota terpilih New York City Zohran Mamdani justru menunjukkan sikap bersahabat dalam pertemuan pertama mereka di Gedung Putih pada Jumat waktu setempat.

Dengan mengesampingkan tuduhan “komunis” ataupun “si lalim” yang saling mereka lontarkan dahulu, Trump dan Mamdani berkomitmen bekerja sama untuk kebaikan bersama masyarakat AS.

“Kami akan membantunya untuk membuat mimpi semua orang menjadi nyata, yaitu untuk mewujudkan New York yang kuat dan sangat aman,” kata Trump yang duduk di meja kerjanya di Ruang Oval Gedung Putih dengan didampingi Mamdani yang berdiri di belakangnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Ekonomi Memburuk Picu Demonstrasi Berdarah di Iran, 65 Orang Tewas

Presiden AS itu juga mencabut ancaman sebelumnya untuk memotong dana federal untuk NYC, sembari mengakui bahwa ia “benar-benar terkejut” bahwa Mamdani sangat “rasional”.

Sementara itu, Mamdani menyampaikan bahwa pembicaraannya dengan Trump “sangat produktif” dan berfokus pada “kecintaan yang sama terhadap New York City dan perlunya mewujudkan keterjangkauan bagi warganya”.

Meski saat ini Trump memilih tinggal di Mar-a-Lago di Florida saat tidak di Gedung Putih, New York City menjadi rumahnya selama beberapa dasawarsa. Di kota itulah Trump membangun bisnis yang menjadi pijakannya meraih posisi kepresidenan.

BACA JUGA  Trump Desak Pengadilan Israel Batalkan Sidang Kasus Korupsi Netanyahu

Sementara, Mamdani, yang lahir di Uganda pada 1991, pindah ke New York City saat usianya 7 tahun dan ia sudah tinggal selama 27 tahun di kota itu.

Jabat tangan dan senyuman yang dilontarkan keduanya saat bertemu di Ruang Oval menandai berubahnya sikap kedua tokoh tersebut yang mungkin mulai menyadari bahwa lebih banyak hal yang dapat dicapai melalui kerja sama, bukan permusuhan.

Pos terkait