5 Kelenteng di Semarang, Bersejarah hingga Dijadikan Venue Konser Westlife

Klenteng Sam Poo Kong
Klenteng Sam Poo Kong

Di dalam kelenteng, wisatawan dapat menyaksikan berbagai altar dan patung dewa-dewi yang digunakan untuk sembahyang.

Kelenteng ini juga menjadi tempat penting dalam perayaan Cap Go Meh setiap tahunnya, di mana wisatawan dapat menyaksikan parade budaya yang penuh warna dan makna.

Kelenteng Hok Sing Bio

Lokasi: Jalan Bugangan nomor 42, Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kondisi Banjir Semarang 23 Oktober 2025: Pantura Lumpuh, Tlogosari dan Pelabuhan Masih Terendam

Kelenteng Hok Sing Bio dibangun pada abad ke-18 untuk Dewa Hok Tek Ceng Sin, yang dikenal sebagai Dewa Bumi.

Daya tarik utama dari kelenteng ini adalah interiornya yang penuh dengan ornamen tradisional Tionghoa yang indah dan lampion-lampion merah yang bergelantungan di atap.

Wisatawan yang datang dapat mengikuti ritual sembahyang atau hanya sekadar merasakan atmosfer yang damai di sekitar area kelenteng.

Selain itu, kelenteng ini sering dikunjungi oleh umat yang memohon berkah dan rezeki dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  5 Universitas Swasta Favorit di Semarang, Semua Punya Fakultas Kedokteran

Kelenteng Low Lie Bio

Lokasi: Jalan Rorojonggrang Timur No.13, Manyaran, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kelenteng Low Lie Bio didirikan pada tahun 1934 oleh dua orang tokoh tionghoa Semarang Low Thjioe Hwa dan Lie Hoo Soen orang kepercayaan diperusahaan gula Oei Tiong Ham.

Kelenteng ini diberi nama Low Lie Bio yang mengambil dari nama marga kedua tokoh tersebut, yaitu marga Low dan Lie ditambah dengan Bio yang berarti Klenteng.

BACA JUGA  5 Taman di Tengah Kota Semarang, Bagus untuk Foto-foto

Kelenteng Hwie Wie Kiong

Lokasi: Jalan Sebandaran 1, Gabahan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kelenteng Hwie Wie Kiong mempunyai tiga pintu sebagai akses masuk ke dalam ruang suci utama.

Pos terkait