Menjelang akhir laga, Atletico meningkatkan intensitas serangan. Alexander Sorloth yang masuk sebagai pemain pengganti menciptakan peluang, termasuk memberi umpan backheel kepada Marcos Llorente, sayang tak membuahkan hasil.
Peluang lain Sorloth juga berhasil diblok lini pertahanan Arsenal. Arsenal melaju ke partai puncak dengan agregat 2-1.
Tim asuhan Mikel Arteta juga menjaga rekor tak terkalahkan di Liga Champions musim ini dengan catatan 10 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Dalam final Arsenal akan menghadapi pemenang laga Paris Saint-Germain melawan Bayern Muenchen yang baru memainkan leg kedua semifinal keesokan harinya.
Susunan pemain:
Arsenal (4-2-3-1): Raya; Ben White, Saliba, Gabriel, Calafiori (Hincapie 58’); Rice, Lewis-Skelly (Zubimendi 73’); Saka (Madueke 58’), Eze (Odegaard 58’), Trossard (Martinelli 83’); Gyokeres
Atletico Madrid (4-4-2): Oblak; Pubill, Le Normand (Sorloth 57’), Hancko, Ruggeri; Simeone (Cardoso 57’), Llorente, Koke, Lookman (Molina 57’); Griezmann (Baena 66’), Alvarez (Almada 66’)


















