MATASEMARANG.COM – Kelakuan dua karyawan warung ayam geprek ini memang keji. Rekannya yang menolak diajak mencuri harta milik bos warung itu malah dibunuh.
Bahkan, keduanya memutilasi mayat korban lalu menyembunyikan tubuh tanpa lengan korban ke alat pembeku (freezer) warung ayam geprek tempat mereka bekerja.
Motif pelaku dengan tindakan keji tersebut diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Polisi memaparkan motif pembunuh yang menyembunyikan mayat korbannya di dalam freezer, yaitu karena korban menolak ajakan para tersangka untuk melakukan tindak kejahatan.
“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yakni korban, itu diajak untuk melakukan kejahatan, tapi menolak sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin saat ditemui usai rapat dengan Komisi III DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan para tersangka, yaitu DS alias A dan S mengajak korban, yakni AH untuk menguasai barang milik majikan mereka.
“Awalnya, yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke sepeda motor,” terang Iman.
Meski demikian, korban tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka, dan mereka melakukan pembunuhan terhadap korban.
Saat ini, sambung Iman, kedua pelaku sudah ditangkap dan menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap dua pelaku berinisial DS alias A dan S yang melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban berinisial AH (39), yang terjadi di wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi.





















