Proses pembayarannya pun dirancang sangat praktis, di mana cicilan bulanan akan langsung terintegrasi ke dalam tagihan penggunaan air rutin pelanggan.
Kepala Divisi Syariah Bank Jateng Slamet Sulistiono menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas akses kesehatan masyarakat melalui air bersih.
“Jadi masyarakat tidak mengkonsumsi air yang mungkin kurang sehat dari sisi higienitas. Juga memudahkan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan yang optimal buat masyarakat,” jelas Slamet.
Dengan target 4.000 sambungan baru tahun ini, Bank Jateng Syariah membuktikan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pemerataan fasilitas publik melalui solusi keuangan yang inklusif dan syar’i. (AD)

















