MATASEMARANG.COM – Sebuah hidran yang terpendam cor beton di kawasan Majapahit Kecamatan Pedurungan tepatnya di depan Polsek Pedurungan saat ini posisinya sudah dipindahkan oleh petugas dari PDAM Tirta Moedal Kota Semarang.
Dari informasi yang dihimpun, pemindahan sudah dilakukan pada 31 Desember 2025. Hidran yang terpendam cor beton tersebut dipindah beberapa meter dari titik awal hidran sebelumnya.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Tehnik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Hariyadi di kantornya, Senin, 5 Januari 2026.
Dengan adanya kejadian tersebut, Hariyadi mengatakan dalam waktu dekat PDAM Tirta Moedal akan menggelar rapat koordinasi lintas organiasi perangkat daerah (OPD) termasuk Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Sebab, menurutnya, keberadaan hidran menjadi tanggung jawab lintas OPD. Hariyadi mengatakan PDAM sendiri bertanggungjawab atas jaringan air dari hidran, sedangkan untuk operasional hidran merupakan tanggung jawab dari Dinas Damkar.
Jika memang terjadi kerusakan ataupun akan melakukan penambahan hidran, menurut dia, harus dilakukan rapat koordinasi untuk memutuskan penggunaan anggarannya.
“Kami (PDAM) sudah mereposisi hidran yang terdampak cor ke beberapa meter dari titik awal pada 31 Desember 2025. Dalam waktu dekat kami akan gelar rapat koordinasi termasuk dengan Damkar, karena penanggung jawab hidran ini kolektif lintas OPD,” jelas Hariyadi.
Disinggung terkait jumlah hidran yang ada di Kota Semarang, Hariyadi mengaku belum bisa menyampaikan secara rinci karena hal tersebut harus melalui proses pengecekan dan inventarisasi bersama OPD lain.



















