MATASEMARANG.COM – Jemaat umat Kristiani melaksanakan misa Natal di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel atau lebih dikenal sebagai Gereja Blenduk Semarang. Ini kali pertama jemaat lakukan usai gereja ikonik di Kota Lama ini selesai direvitalisasi.
Pengurus Majelis Jemaat GPIB Immanuel Semarang Immanuel Antoni, di Semarang, Kamis (25/12) mengatakan persiapan yang dilakukan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Persiapannya seperti halnya Natal-Natal sebelumnya. Cuma memang tahun ini kan baru pindah setelah rehabilitasi (Gereja Blenduk, red.), kembali ke gedung ini,” katanya.
Selama Gereja Blenduk direnovasi, jemaat GPIB Immanuel Semarang melakukan ibadat, termasuk merayakan Natal di Gedung Borsumy yang letaknya bersebelahan.
Gereja Blenduk merupakan bangunan cagar budaya di Semarang, Jawa Tengah, yang dibangun pada tahun 1753 oleh Portugis, dan merupakan gereja tertua di provinsi tersebut.
Untuk misa Natal, kata dia, pihaknya juga menyediakan tenda di halaman gereja untuk memfasilitasi jemaat yang tidak tertampung di dalam gereja.
“Kami sediakan tenda di luar karena memang kita tidak bisa terlalu penuh ada di dalam. Artinya kan memang sudah ada standarnya, enggak mungkin penuh. Ada bagian-bagian tertentu yang mungkin kita kasih tempat,” katanya.
Ia menyebutkan jumlah jemaat yang mengikuti misa Natal sekitar 500 orang, sama dengan jumlah jemaat yang mengikuti ibadah misa malam Natal, Rabu (24/12) kemarin.
Dengan revitalisasi, diakuinya, ada perbedaan suasana, seperti di bagian interior dengan tata lampu yang lebih bagus dan cantik sehingga membuat ibadah menjadi semakin nyaman.

















