Pesan Wali Kota di Hari Guru Nasional: Harus Bisa Ikuti Perkembangan Zaman

Peringatan Hari Guru Nasional di Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Peringatan Hari Guru Nasional di Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

Lebih lanjut Agustina juga menyinggung ketimpangan kesejahteraan guru yang masih terjadi di Indonesia. Ia menyebut masih banyak guru dengan honor kecil dan status kerja tidak tetap. Namun, di balik kondisi itu, ia melihat bahwa para guru tidak pernah surut dalam mengajar dan membimbing murid-muridnya.

“Luar biasa. Terima kasih Bapak-Ibu guru,” ungkapnya.

Peringatan HGN tahun ini turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari perwakilan Baznas Kota Semarang, perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Kepala BBPMP Jawa Tengah, hingga Sekretaris PGRI. Hadir pula IGTKI PGRI Kota Semarang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  USM dan BSI Luncurkan Program Wakaf Uang untuk Dukung Pendidikan Mahasiswa

Kegiatan berlangsung meriah dengan pementasan seni murid, pameran inovasi dari 16 Korsatpen, pelayanan psikologi dari ULD PKPD, pelayanan kesehatan, stan UMKM, serta penyerahan apresiasi bagi guru berprestasi.

Dalam rangkaian acara, Dinas Pendidikan turut menampilkan capaian pendidikan Kota Semarang sepanjang 2025. Pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru dan kepala sekolah terus diperluas bekerja sama dengan BBPMP Jawa Tengah dan BKPP Kota Semarang, sementara berbagai pelatihan prioritas Kemendikdasmen seperti Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial juga diselenggarakan sebagai upaya mempercepat transformasi pembelajaran.

BACA JUGA  Kota Semarang Mantapkan Transformasi Berkelanjutan

Selain itu, guru PAUD mendapatkan dukungan berupa bantuan transport, fasilitasi PPG Guru Tertentu bagi Guru Pendidikan Agama Islam berlanjut, dan program Guru Bersamamu kembali berhasil mendampingi anak-anak yang tidak sekolah untuk kembali ke bangku pendidikan.

Pos terkait