Pesan Wali Kota di Hari Guru Nasional: Harus Bisa Ikuti Perkembangan Zaman

Peringatan Hari Guru Nasional di Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Peringatan Hari Guru Nasional di Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

Kota Semarang juga meraih prestasi penting di tingkat Provinsi Jawa Tengah, salah satunya melalui kemenangan Guru Kreativitas Pembelajaran Mendalam dan Komunitas Belajar Kombel Tugu Muda.

Agustina menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru dan menyinggung dampak putusan Mahkamah Konstitusi terkait pengurangan beban biaya pendidikan.

“Kami menunggu pelaksanaan putusan MK untuk mengurangi beban di sekolah. Supaya anak-anak yang malas sekolah karena belum bayar SPP bisa kembali sekolah. Ini PR besar,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  FTP Universitas Semarang Gelar Pelatihan Jurnalistik

Ia juga memberikan apresiasi kepada guru-guru yang telah membimbing murid mengikuti lomba cerpen tingkat SD dan SMP. Menurutnya, keberhasilan para murid dalam menghasilkan karya terbaik tidak lepas dari kemampuan guru melihat potensi dan mendorong murid untuk berani mencoba.

“Hasilnya luar biasa. Guru mampu membantu murid menulis, berkarya, dan mengasah kepercayaan diri mereka,” ujarnya.

Agustina juga mengingatkan pentingnya guru untuk mengikuti perkembangan zaman agar pendekatan pengajaran tetap relevan di tengah derasnya arus informasi dan perubahan pola belajar anak-anak.

BACA JUGA  Suyono Bahagia, Rumahnya Direnovasi Program RTLH Kota Semarang

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Kota Semarang menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pendidikan dan memberikan penghargaan kepada para pendidik.

Acara ditutup dengan ajakan bagi seluruh peserta untuk mengenakan batik identitas guru (PGRI), sebagai bentuk kebanggaan dan penghormatan atas dedikasi pendidik dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Pos terkait