- Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Pergantian tersebut juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan kapolda
MATASEMARANG.COM – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi besar setelah sehari ia menduduki posisi puncak Polri.
Polri memutasi dan merotasi 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri.
Salah satu posisi yang diganti adalah jabatan Kapolda Jateng yang kini ditempat Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan. Roy menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu, mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 dan mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.
Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Pergantian tersebut juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan kepala kepolisian daerah (kapolda).
Pada jajaran pejabat utama Mabes Polri, Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, dan Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri.


















