Praktik Bisnis Berkelanjutan PT SIG Diganjar ASRRAT dengan Dua “Gold”

Reni menambahkan, SIG terus memperkuat komitmen keberlanjutan yang berfokus pada tiga prinsip utama tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu prosperity, people, dan planet.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis yang mendukung upaya-upaya perlindungan terhadap lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan berdampak positif terhadap kinerja Perusahaan.

“Seperti di Pabrik Tuban, Jawa Timur, SIG mengintegerasikan aspek keberlanjutan dalam pengelolaan lahan tambang. SIG menerapkan metode zero run off untuk menjaga keseimbangan air bawah tanah di area tambang,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Harga Emas Terus Melonjak, Makin Menjauh dari Rp2 Juta Per Gram

Sedangkan dalam pengelolaan lahan reklamasi khususnya di quarry batu gamping, SIG menerapkan inovasi reklamasi dengan melakukan penanaman pohon menggunakan sistem alur.

Teknik itu dilakukan dengan membuat lubang yang memanjang dengan lebar dan kedalaman tertentu (seperti parit) sebagai tempat untuk memuat media tanam, sehingga penanaman pohon untuk reklamasi menjadi lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan untuk diterapkan oleh perusahaan.

SIG juga menciptakan terobosan pengelolaan lahan pascatambang dengan membangun kawasan Ecopark Kambang Semi untuk pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA  500 Lebih Nasabah Sudah Gabung Tabungan Si Hebat

Program pemberdayaan meliputi perkebunan pisang cavendish, perkebunan dan penyulingan kayu putih, area green house, area peternakan (lele, ayam petelur dan kambing), keramba apung ikan nila, Bale Kriya (paving stone, pot, bata interlock), hingga area perkemahan.

Sejalan dengan roadmap Ecopark Kambang Semi, sejak 2022 SIG menginisiasi program pemanfaatan tanaman jagung dan penanganan limbah tongkol jagung sehingga dapat memberi manfaat ekonomi lokal melalui pertanian dan mengembalikan fungsi ekologis lahan.

Pos terkait