Rumah di Lereng Sendangmulyo Terdampak Longsor, Kerugian Capai Rp35 Juta

Rumah warga Sendangmulyo longsor akibat hujan (foto: Polsek Tembalang)
Rumah warga Sendangmulyo longsor akibat hujan (foto: Polsek Tembalang)

MATASEMARANG.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Sabtu 22 November 2025 malam, mengakibatkan longsor pada fondasi sebuah rumah warga di Jalan Seroja RT 4 RW 22.

Akibatnya, bangunan milik Siswo Haryanto mengalami kerusakan cukup parah di bagian dapur dan kamar mandi.

Rumah yang berdiri di area lereng dengan fondasi setinggi dua meter itu tidak mampu menahan tekanan tanah akibat curah hujan tinggi.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Retakan Akibat Tanah Gerak Semakin Banyak, BPBD Bakal Bangun 6 Tenda Pengungsian

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerugian materiel ditaksir mencapai Rp35 juta.

Menindaklanjuti laporan warga, Kanit Binmas Polsek Tembalang bersama Bhabinkamtibmas Sendangmulyo Aipda Aris Maulana, Babinsa, Ketua RW 22, serta Kasi Trantib Kelurahan Sendangmulyo melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi pada Senin 24 November 2025 pagi.

Petugas melakukan pendataan, memeriksa kondisi struktur bangunan, serta memastikan lingkungan sekitar tetap aman.

BACA JUGA  Apa Itu Kemarau Basah? BPBD Kota Semarang Jelaskan Dampaknya

Tiga pilar Kelurahan Sendangmulyo juga segera berkoordinasi dengan BPBD Kota Semarang untuk tindak lanjut penanganan dan pengajuan bantuan perbaikan.

Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani menyampaikan empati kepada korban dan menegaskan komitmen Polsek Tembalang dalam merespons cepat setiap laporan masyarakat, terutama di musim penghujan.

“Kami mendorong seluruh unsur tiga pilar untuk bergerak cepat melakukan koordinasi dengan BPBD agar penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan. Polsek Tembalang terus mengimbau warga di daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi,” ujarnya.

BACA JUGA  Insentif 2.048 Nakes Belum Terbayar, Wali Kota Semarang Bentuk Tim Takar Kekuatan APBD

Pos terkait