Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Tiga Kelurahan Terdampak

Salah satu rumah warga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai Plumbon. (matasemarang.com/Lia dina)
Salah satu rumah warga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai Plumbon. (matasemarang.com/Lia dina)

MATASEMARANG.COM – Hujan yang mengguyur Kota Semarang sejak Kamis 15 Januari 2025 sore mengakibatkan debit air di Sungai Plumbon tinggi dan mengakibatkan jebolnya tanggul sungai.

Diketahui tanggul Sungai Plumbon jebol pada Kamis 15 Januari 2026 malam, akibatnya air meluap ke permukiman penduduk. Sebanyak tiga kelurahan yakni Mangkang Kulon, Mangunharjo di Kecamatan Tugu dan Wonosari di Kecamatan Ngaliyan terendam banjir.

Luapan air tersebut menyebabkan ratusan rumah di tiga kelurahan tersebut terendam banjir, bahkan warga di Kelurahan Wonosari Kecamatan Ngaliyan terpaksa harus mengungsi ke rumah warga yang lebih tinggi karena semakin tingginya air banjir.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  PBH IA Unnes Investigasi Kematian Tak Wajar Mahasiswa Saat Demo

Banjir melanda di hampir semua RT di RW 2 Kelurahan Wonosari karena limpasan Sungai Plumbon. Selain di RW 2, banjir juga melanda di RW 3 dan RW 7 Jalan Kuda. Bahkan ketinggian air di Perumnas Mangkang tersebut mencapai satu meter.

Akibatnya, sebanyak 10 lansia dan balita dievakuasi dan dipindahkan kerumah warga yang lebih tinggi. Bahkan harus menggendong lansia karena air banjir datang sangat cepat.

“Ada 10 tadi yang di evakuasi, saat ini warga masih waspada karena debit air Sungai Plumbon masih tinggi,” kata Lurah Wonosari, Ngaliyan Dimas Sancoyo.

BACA JUGA  Asal Usul Pulau Sampah di Tambakrejo Ternyata dari 2 Sumber

Sementara itu, di Kecamatan Tugu, banjir merendam ratusan rumah warga di Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Kulon. Selain limpasan air yang meluber ke bibir tanggul, ada beberapa tanggul yang jebol.

Dari informasi yang didapat sementara, tanggul Sungai Plumbon kembali jebol di dua titik, yakni di RT 4 RW 4 Kelurahan Mangunharjo, dan RT 2 RW 3 Kelurahan Mangkang Kulon.

Pos terkait