Hal ini membuat kendaraan kecil, memilih putar balik atau menunggu air surut. Termasuk sepeda motor, mereka yang nekat terpaksa pasrah karena motornya mogok.
Adapun banjir selain curah hujan yang tinggi, dikarenakan debit air di Sungai Beringin cukup sangat tinggi sehingga drainase atau tidak bisa menampung debit air sehingga menggenangi jalan Pantura.
Selain di depan Kampus Universitas Terbuka, banjir juga terjadi di depan SDN Wonosari 02, yang masih di kawasan Mangkang. Banjir ini terjadi karena limpasan Sungai Plumbon.
Banjir di Pantura ini berangsur surut sekitar pukul 00.30, kendaraan kecil akhirnya bisa melintas, sehingga arus kendaraan ke arah timur ataupun barat tidak lagi tersendat.
Adapun kemacetan, di perparah dengan perbaikan jalan di jalan ini. Ekor kemacetan sempat mencapai traffic light Kawasan Industri Wijaya Kusuma, atau sekitar 4 kilometer dari titik banjir di depan Universitas Terbuka.


















