Trump Jengkel Tak Dapat Nobel Perdamaian

  • “Hari ini, Panitia Nobel di Norwegia memberikan Hadiah Nobel Perdamaian kepada orang yang saya, maupun orang lain, tak pernah dengar sebelumnya. Dia tokoh misterius,” kata Trump

MATASEMARANG.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump jengkel tidak dapat Nobel Perdamaian pada tahun ini. Nobel Perdamaian 2026, kata Trump, justru diberikan kepada “orang liberal yang bekerja untuk PBB”.

Ia berkata “tak pernah mendengar sosok tersebut”, merujuk kepada hakim Afrika Selatan Navi Pillay, mantan Ketua Komisi Penyidikan PBB yang menyimpulkan Israel melakukan genosida di Jalur Gaza, yang menjadi peraih Nobel Perdamaian 2026.

Trump sampai hari ini masih menyiagakan tombol perang dengan Iran sejak agresi AS bersama Israel ke Iran pada akhir Februari 2026.

Bacaan Lainnya

“Hari ini, mereka memberikan Hadiah Nobel Perdamaian kepada orang yang saya, maupun orang lain, tak pernah dengar sebelumnya. Dia tokoh misterius,” kata Trump saat berkampanye untuk Partai Republik di Syracuse, New York, menjelang pemilu 3 November.

“Akan tetapi, selamat buat dia, deh,” kata Trump menambahkan.

Ia kembali mengeklaim telah “menghentikan delapan perang”, salah satunya perang antara India dan Pakistan.

“Untuk satu dari delapan perang itu saja, harusnya pantas diganjar Hadiah Nobel. Saya hentikan delapan perang. Belum ada presiden yang bisa seperti ini sebelum saya,” ujar Presiden AS itu.

Trump lantas menyampaikan kritik kerasnya kepada Komite Nobel serta Norwegia, negara asal Hadiah Nobel.

“Amerika Serikat, yang diwakili saya sebagai presidennya, seharusnya menerima Hadiah Nobel Perdamaian, tetapi saya tidak mendapatkannya. Ini adalah noda yang tak dapat terhapuskan bagi Norwegia,” kata dia.

Ia mengeklaim hadiah tersebut “terhinakan selamanya oleh oknum-oknum radikal yang antidemokrasi dan merupakan musuh peradaban”.

Pos terkait