- Pasukan AS juga dikabarkan tengah mengisi kembali persediaan senjata. Satu kapal induk tambahan dan satu unit Korps Marinir diperkirakan tiba di kawasan tersebut pada November 2026
MATASEMARANG.COM – Amerika Serikat dilaporkan tengah mempersiakan serangan militer masif ke Iran sebagaimana pernah AS rencanakan.
AS saat ini mengirim 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Timur Tengah, tepatnya di Negev selatan, yang dijajah Israel, di tengah persiapan kemungkinan serangan ke Iran.
Sejumlah pesawat itu mendarat di Pangkalan Udara Ovda dan Nevatim. Sejumlah pesawat militer AS lainnya juga dilaporkan dikirim ke pangkalan di Yordania, Arab Saudi, dan Qatar, demikian laporan media dikutip Anadolu pada Kamis (29/10).
Pesawat-pesawat itu diberangkatkan dari Fort Bliss di Texas, yang menjadi salah satu pusat pertahanan udara terbesar militer AS, termasuk fasilitas yang berkaitan dengan rudal pencegat dan sistem pertahanan udara.
Hingga berita disiarkan, belum terdapat konfirmasi langsung dari pemerintah AS terkait pengerahan tersebut. Laporan juga tidak menyebut muatan pesawat maupun keputusan Washington apakah akan melancarkan serangan terhadap Iran.
Seorang pejabat Israel mengklaim bahwa negaranya dan AS berkoordinasi erat dalam persiapan militer tersebut.
“Israel dan Amerika Serikat berkoordinasi erat, dan meskipun belum ada keputusan mengenai hal tersebut, Amerika dan Israel bersiap menghadapi keputusan apa pun yang dibuat Presiden Donald Trump,” kata pejabat itu.
Laporan tidak menjelaskan bentuk maupun waktu keputusan yang mungkin diambil.
Pada awal pekan ini, Washington telah memperingatkan sejumlah negara Teluk mengenai kemungkinan operasi militer singkat dan terbatas terhadap Iran.
















