MATASEMARANG.COM – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat dengan terjun langsung menangani dampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.
Melalui Tim Kesiagaan Bencana, Unsoed tidak hanya memberikan layanan kesehatan terpadu, tetapi juga melakukan kajian ilmiah untuk mengantisipasi risiko bencana lanjutan.
Pada Kamis 29 Januari 2026, Unsoed menyelenggarakan layanan medis bagi 310 warga terdampak.
Layanan tersebut meliputi skrining kesehatan umum, pemeriksaan dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, hingga pemberian obat gratis.
Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin oleh dr. Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat, Sp.KF, M.Si.Med, yang menekankan pentingnya pemetaan kondisi kesehatan warga untuk mencegah gangguan kesehatan lanjutan akibat kondisi pengungsian.
Selain layanan fisik, Unsoed juga melakukan asesmen psikologis untuk mengidentifikasi tingkat trauma warga serta memberikan layanan trauma healing.
Bantuan logistik turut disalurkan berupa 360 paket makanan bergizi, 300 paket perlengkapan kebersihan diri, obat-obatan, serta kebutuhan khusus bagi perempuan.
Tim medis yang terlibat terdiri dari dokter muda, dokter umum, psikolog, dokter gigi, serta dokter spesialis lintas bidang, dikoordinasikan oleh dr. Lily Kusumasita Burkon, M.K.K. Dukungan juga datang dari Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Unsoed (IDAU), Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Undip, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Purbalingga, serta mitra swasta dan UMKM lokal.


















