MATASEMARANG.COM – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) genap berusia 96 tahun pada 19 April 2026.
Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi sekaligus penguatan optimisme menuju target besar: tampil di Piala Dunia 2030.
Dalam rangka peringatan tersebut, PSSI Pers menggelar diskusi bertajuk “96 Tahun PSSI: Fondasi Piala Dunia 2030” di GBK Arena, Jakarta, Kamis 16 April 2026.
Forum ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sepak bola nasional, mulai dari pengurus PSSI, legenda Timnas, pengamat, hingga insan media.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengakui perjalanan sepak bola Indonesia belum sepenuhnya ideal.
Namun ia menilai ada capaian yang patut diapresiasi, termasuk peningkatan peringkat liga ke posisi 18 dari sebelumnya 25.
“Timnas memang belum konsisten, tetapi program pembinaan tetap berjalan, baik tim U-17 maupun tim putri,” ujarnya. Erick menekankan pentingnya mimpi besar menuju Piala Dunia 2030, dengan kehadiran pelatih John Herdman sebagai bagian dari fondasi baru.
Pengamat sepak bola Hadi Gunawan menilai kualitas tim Indonesia saat ini termasuk salah satu yang terbaik dalam sejarah.
“Kualitas kita meningkat dan mulai setara dengan negara-negara Asia lainnya,” katanya. Hal senada disampaikan anggota Exco PSSI, Hasnuryadi Sulaiman, yang menilai target lolos ke Piala Dunia 2030 kini semakin realistis.
Legenda Timnas Rochy Putiray mengingatkan agar publik tidak hanya fokus pada kritik, tetapi juga memberi dukungan penuh.
“Yang penting adalah bagaimana membuat mereka lebih kuat dan termotivasi,” ujarnya.

















