MATASEMARANG.COM – Carlos Alcaraz menjadi petenis termuda yang mencatatkan “Career Grand Slam” dengan mengangkat trofi di keempat turnamen mayor setelah meraih gelar Australian Open pertamanya, Minggu.
Pemain berusia 22 tahun itu mengalahkan rivalnya, Novak Djokovic, di final Melbourne, untuk meraih gelar Grand Slam ketujuhnya.
Dikutip dari ATP, Alcaraz yang saat ini menempati peringkat nomor satu dunia menjadi petenis putra keenam di era modern atau open yang meraih “Career Grand Slam”.
Sebelum turnamen itu, petenis Spanyol itu belum pernah melaju lebih jauh dari perempat final di turnamen mayor pembuka musim tersebut.
Namun, Alcaraz berhasil mencari jalan di turnamen mayor lapangan keras tersebut pada dua pekan terakhir. Dia menunjukkan ketahanan dalam perjalanannya meraih gelar, termasuk kemenangan di semifinal selama lima jam 27 menit melawan Alexander Zverev.
Alcaraz mencapai level yang sangat tinggi. Pada abad ke-21, hanya empat petenis yang telah meraih “Career Grand Slam.”
Djokovic adalah yang terakhir melakukannya pada 2016, menyusul anggota “The Big Three” lainnya, yakni Rafael Nadal pada 2010 dan Roger Federer pada 2009.
Bagi Alcaraz untuk bergabung dengan daftar eksklusif itu pada usia 22 tahun adalah sebuah rekor yang mengukuhkan tempatnya di antara para legenda.
Ada sembilan petenis putra yang telah menyelesaikan “Career Grand Slam” dalam sejarah olahraga tenis. Fred Perry (1935), Don Budge (1938), dan Roy Emerson (1964) mencapai prestasi tersebut sebelum era open dimulai pada 1968.

















