MATASEMARANG.COM – Aparat penegak hukum Indonesia saat ini masih terus melacak keberadaan buron Riza Chalid, tersangka kasus korupsi tata kelola minyak mentah.
Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, yakin Riza saat ini berada di Malaysia.
Boy, sapaan Boyamin, menyampaikan bahwa saat ini tidak ada tempat lain yang dapat ditinggali Riza Chalid dengan nyaman, selain di negeri jiran itu.
“Kalau soal Riza Chalid di Malaysia, malah aku yakin seyakin-yakinnya memang dia di Malaysia. Karena tidak akan ada tempat lain yang bisa dia tinggali dengan nyaman,” kata Boyamin dihubungi dari Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat.
Riza menyampaikan bahwa Riza Chalid tidak mungkin berada di negara ASEAN lain, seperti Laos, Filipina atau bahkan Singapura.
“Misalnya di Laos atau Filipina, enggak ada. Dia juga enggak ada bisnis di sana gitu. Kalau di Singapura, kan Singapura memang sudah persona non grata dia. Jadi, istilahnya ya menolak Riza Chalid masuk Singapura. Meskipun ya mungkin masih bisa masuk, tapi tidak bisa tinggal gitu loh, berdiam diri di Singapura. Jadi ya memang hanya di Malaysia gitu,” kata Boyamin Saiman.
Boyamin menyampaikan saat ini memang tidak ada data MAKI, dalam konteks data yang dapat dibuka, terkait keyakinan keberadaan Riza Chalid di Malaysia. Namun dia optimistis Riza Chalid akan dapat dipulangkan ke tanah air.
“Karena sudah red notice dari Interpol resmi. Sehingga ini bisa ekstradisi atau bahkan Malaysia memulangkannya. Karena banyak warga negara kita yang TKI yang kemudian expired izin tinggalnya, dipulangkan. Apalagi ini yang diduga berkaitan proses hukum yang tidak punya paspor,” jelas Boyamin.


















