Prabowo: RS Jangan Bedakan Layanan Pasien BPJS dan Non-BPJS

Presiden RI Prabowo Subianto berpidato saat acara peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Kota Denpasar, Bali, Rabu (25/6/2025). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Selepas rapat, dalam jumpa pers yang sama, Menkeu Suahasil Nazara menjelaskan suntikan dana Rp20 triliun itu merupakan tambahan dari anggaran yang telah dialokasikan untuk 96,8 juta penerima bantuan iuran.

“Itu kira-kira kalau yang penerima bantuan iuran, anggarannya kira-kira Rp47 triliun-an. Sementara tambahannya itu sekarang Rp20 triliun, dan akan segera dicairkan untuk mendukung keuangan BPJS pada bulan Oktober ini. Artinya, 2 hari lagi, dan juga bulan November sehingga nanti keuangan BPJS akan ter-cover dengan baik,” kata Menkeu Suahasil.

BACA JUGA  Prabowo Instruksikan Jalur Kereta Cepat Berlanjut Jakarta-Surabaya

Kemudian, Dirut BPJS Prihati Pujowaskito menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan pemerintah atas suntikan tambahan dana Rp20 triliun.

Bacaan Lainnya

Prihati melanjutkan BPJS saat ini juga berbenah untuk meningkatkan pelayanan, salah satunya memberantas praktik-praktik penipuan (fraud) dalam pelayanan. “Kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan,” kata Prihati. [Ant]

Pos terkait