Selepas rapat, dalam jumpa pers yang sama, Menkeu Suahasil Nazara menjelaskan suntikan dana Rp20 triliun itu merupakan tambahan dari anggaran yang telah dialokasikan untuk 96,8 juta penerima bantuan iuran.
“Itu kira-kira kalau yang penerima bantuan iuran, anggarannya kira-kira Rp47 triliun-an. Sementara tambahannya itu sekarang Rp20 triliun, dan akan segera dicairkan untuk mendukung keuangan BPJS pada bulan Oktober ini. Artinya, 2 hari lagi, dan juga bulan November sehingga nanti keuangan BPJS akan ter-cover dengan baik,” kata Menkeu Suahasil.
Kemudian, Dirut BPJS Prihati Pujowaskito menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan pemerintah atas suntikan tambahan dana Rp20 triliun.
Prihati melanjutkan BPJS saat ini juga berbenah untuk meningkatkan pelayanan, salah satunya memberantas praktik-praktik penipuan (fraud) dalam pelayanan. “Kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan,” kata Prihati. [Ant]


















