Namun, jelang turun minum, insiden di kotak penalti Como membuat Torino mendapat hadiah penalti setelah bola mengenai tangan Rodriguez. Setelah pemeriksaan VAR yang panjang, penalti diberikan dan Nikola Vlasic menuntaskannya dengan baik untuk membuat skor 1-1.
Memasuki babak kedua, kedua tim saling menekan, tetapi kombinasi Rodriguez–Addai kembali menjadi pembeda. Umpan Rodriguez diselesaikan Addai dengan tembakan keras ke pojok bawah untuk membawa Como unggul 2-1.
Rodriguez sempat membuang peluang emas 20 menit jelang waktu normal berakhir setelah menerima umpan Morata, tetapi Como tak butuh waktu lama untuk bangkit.
Maxi Perrone mengirim umpan ke area penalti dari situasi sepakan sudut, dan Ramon menanduk bola ke sudut gawang untuk memperbesar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-71.
Nico Paz mencetak gol keempat Como 15 menit sebelum laga berakhir. Awalnya offside, tetapi VAR menunjukkan Niels Nkounkou tidak naik garis pertahanan sehingga gol disahkan.
Paz kini telah mengoleksi lima gol dan memimpin daftar top skor Serie A bersama Christian Pulisic, Hakan Calhanoglu, dan Riccardo Orsolini.
Torino semakin terpuruk ketika kesalahan fatal Alieu Njie memberi ruang bagi Martin Baturina untuk mencetak gol perdananya bagi Como. Sang pemain baru itu menggiring bola dari tengah lapangan sebelum menaklukkan kiper Alberto Paleari dan memastikan kemenangan 5-1.
Kemenangan besar ini mempertegas kebangkitan Como di bawah Fabregas dan memperketat persaingan papan atas Serie A. ***


















