Beredar Rumor Purbaya Usul MBG Diganti Uang Tunai, Kemenkeu: Itu Hoaks

dapur MBG
Pekerja menyiapkan makanan bergizi di dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Kodim 0736/Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (13/1/2025). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/rwa/am.

MATASEMARANG.COM – Kementerian Keuangan menegaskan rumor usulan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti dengan uang tunai merupakan disinformasi atau hoaks.

“Beredar unggahan pada platform media sosial TikTok mengenai Menteri Keuangan yang mengusulkan MBG diganti dengan uang. Dengan ini kami menyatakan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro di Bandung, Senin.

Deni meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kemenkeu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  BGN: 56 SPPG Penyedia MBG Ditutup

Dia juga berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam bermedia sosial.

Di platform TikTok, beredar unggahan, baik berupa foto maupun video, yang menarasikan bahwa Menkeu Purbaya mengusulkan penyaluran program MBG diganti dari berupa makanan menjadi uang tunai.

Unggahan dengan narasi tersebut dipublikasikan oleh beragam akun dengan jumlah interaksi yang tinggi.

Sementara itu, laporan terakhir Kemenkeu mengenai MBG terkait dengan realisasi anggaran yang tercatat sebesar Rp41,3 triliun per 18 November 2025, atau sebesar 58,2 persen dari total pagu anggaran yang ditetapkan senilai Rp71 triliun.

BACA JUGA  Lansia, Pemulung, Anak Jalanan, hingga Warga Miskin Bakal Dapat MBG

Program ini telah menjangkau sebanyak 41,9 juta penerima, dengan sebanyak 15.369 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi November 2025, di Jakarta, Kamis (20/11), mengatakan masih terdapat senilai Rp30 triliun yang dapat dialokasikan bagi program MBG pada bulan November dan Desember 2025.

Pos terkait