Setelah gol cepat Norwegia lewat Patrick Berg pada menit ketiga dianulir VAR karena Alexander Sorloth divonis terjebak posisi offside dalam proses serangan, Brasil memperoleh kesempatan emas untuk membuka keunggulan ketika wasit Ismail Elfath menunjuk titik putih pada menit ke-12 seusai meninjau tayangan ulang VAR atas insiden jegalan Kristoffer Ajer terhadap Matheus Cunha di area terlarang.
Namun, Nyland menunjukkan ketenangan dan kecermatannya untuk membaca arah eksekusi penalti Bruno Guimaraes demi mementahkan bola dan mengubur kesempatan Brasil membuka keunggulan.
Nyland juga melakukan dua penyelamatan penting lain di babak pertama untuk menggagalkan peluang berbahaya Brasil yang diciptakan Gabriel Martinelli dan Vinicius Junior. Sebaliknya ancaman balasan Norwegia dari Haaland dan kapten Martin Odegaard belum mampu menaklukkan kiper Alisson Becker, memaksa kedua tim masuk ke ruang ganti dalam keadaan nirgol.
Babak kedua berlangsung sama sengitnya, kedua tim saling serang tapi kebuntuan masih membayani. Carlo Ancelotti berusaha memecahkan masalah dengan memasukkan Endrick menggantikan Matheus Cunha pada menit ke-58.
Pergantian itu cukup berdampak, sebab Endrick langsung memperoleh peluang apik semenit setelah memasuki lapangan kala menerima umpan Vinicius Junior, sayang sentuhan keduanya terlalu dekat dengan Nyland yang segera sigap mengamankan bola.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-79 saat Haaland memamerkan ketajamannya untuk menanduk umpan silang Andreas Schjelderup meski mendapat kawalan ketat dari Gabriel Magalhaes. Sundulannya memantul ke tanah sebelum bersarang di gawang Alisson dan membawa Norwegia unggul 1-0.


















