Hadapi Musim Hujan, Kawasan Banjir dan Rob Jadi Prioritas Pemkab Demak

Banjir Demak (foto: Pemprov Jateng)
Banjir Demak (foto: Pemprov Jateng)
  • Kawasan padat penduduk dan wilayah yang terdampak banjir dan rob jadi prioritas Pemkab Demak
  • Penanganan dilakukan bertahap lewat pendekatan incremental planning sesuai kewenangan pusat, provinsi, kabupaten, dan desa

MATASEMARANG.COM – Anggaran daerah yang terbatas tidak memungkinkan seluruh kawasan rawan banjir dan rob di Kabupaten Demak ditangani sekaligus.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Demak menyusun skala prioritas penanganan infrastruktur berdasarkan tingkat kerentanan wilayah, dengan pembagian tugas dan pembiayaan antartingkat pemerintahan.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Demak Masbahatun Niamah menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber podcast di Radio Suara Kota Wali, Selasa, 13 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Menurut Masbahatun, titik prioritas ditentukan dari seberapa rentan sebuah kawasan dan seberapa besar dampak risikonya.

Perhatian utama diarahkan ke kawasan berpenduduk padat, wilayah dengan potensi kerugian ekonomi dan kerusakan fisik besar, serta daerah yang terkena banjir sekaligus rob.

Warga di wilayah dengan dua ancaman itu menanggung dampak berlapis sehingga memerlukan penanganan khusus.

Sebelum menentukan program, pemerintah lebih dulu menelusuri penyebab utama bencana di tiap wilayah.

“Selain mempertimbangkan tingkat kerawanan, pemerintah juga melakukan analisis terhadap akar permasalahan bencana. Langkah ini diperlukan untuk mengetahui penyebab utama permasalahan di setiap wilayah, apakah dipicu oleh banjir, rob, atau kombinasi keduanya, sehingga solusi yang diterapkan sesuai dengan kondisi lapangan,” kata Masbahatun.

Pemkab Demak menerapkan pendekatan incremental planning, yakni penanganan bertahap sesuai skala kawasan dan kewenangan masing-masing, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa.

Pos terkait