- Polisi tetap memberikan pelayanan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dengan menyiapkan lokasi tertentu agar tidak mengganggu kegiatan utama yang berlangsung di kawasan Borobudur
MATASEMARANG.COM – Konser Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur mendapat pengamanan ekstraketat.
Polda Jateng menerjunkan 3.229 personel gabungan untuk mengamankan konser penyanyi tenor itu candi tersebut.
Kepala Pelaksana Pengamanan Konser Andrea Bocelli, Kombes Pol Muhammad Aldian di Magelang, Sabtu, menyampaikan ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
Pengamanan ditingkatkan untuk mengantisipasi tingginya jumlah penonton, kepadatan pengunjung, serta potensi gangguan lalu lintas di kawasan wisata tersebut.
Aldian yang juga menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, mengatakan pengamanan kegiatan masyarakat pada dasarnya merupakan tugas rutin kepolisian. Namun, peningkatan kesiapsiagaan diperlukan mengingat kegiatan tersebut berskala internasional dan diperkirakan dihadiri banyak penonton.
“Pengamanan kegiatan masyarakat ini sebenarnya rutin, tidak ada hal yang khusus. Hanya memang kita meningkatkan antisipasi karena jumlah penontonnya akan banyak. Apalagi kegiatan ini berada di kawasan wisata terkenal, yaitu Borobudur,” katanya.
Pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi kemungkinan kemacetan, gangguan lalu lintas, dan kepadatan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Sebanyak 3.229 personel gabungan dikerahkan, termasuk personel bantuan kendali operasi (BKO) dari sejumlah jajaran untuk memperkuat pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya menolak konser tenor asal Italia, yang rekam jejaknya mendukung militer Israel. Oleh karena itu potensi penolakan juga terjadi di saat konser di kawasan Borobudur.

















