- Sebanyak 200 penari jaranan dari Sanggar Tari Metta Tuntang memeriahkan pembukaan Porprov XVII Jateng di GOR Jatidiri Semarang
- Pertunjukan kolosal ini mengiringi opening ceremony pada Minggu, 25 Oktober 2026 dengan garapan koreografi Tegar Surya Kelana dan Eldo
MATASEMARANG.COM – Sebanyak 200 penari jaranan dari puluhan sanggar yang tergabung dalam Sanggar Tari Metta, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, tampil memukau memeriahkan acara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Minggu, 25 Oktober 2026.
Ratusan penari lintas sanggar tersebut menyajikan pertunjukan kolosal yang padu, menampilkan kekompakan gerak sekaligus menyuarakan semangat pelestarian seni tradisional di hadapan ribuan penonton dan kontingen atlet se-Jawa Tengah.
Pertunjukan seni tradisi ini kian semarak dengan iringan musik Swara Gongsa Farel, di bawah balutan koreografi garapan Tegar Surya Kelana bersama Eldo.
Proses intensif penyatuan gerak ratusan penari tersebut melibatkan arahan lima pelatih ahli, yakni Peper, Albert, Wahrur, Nigel, serta Arya Maitri, yang secara intensif mendampingi para anggota hingga siap tampil prima di panggung utama ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi.
Pimpinan Sanggar Tari Metta Romo Pujiyanto menegaskan bahwa keterlibatan anak-anak dan remaja dalam ajang berskala besar ini memberikan dampak signifikan yang melampaui sekadar olah seni, yakni sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Kegiatan ini sangat positif bagi anak-anak. Mereka bisa berkreasi, membangun mental positif, serta belajar mandiri dan disiplin,” ujar Rama Pujiyanto di sela-sela kegiatan.
Rama menambahkan, tempaan selama proses latihan hingga keberanian menyajikan karya di panggung megah pembukaan Porprov XVII Jateng memberikan pelajaran berharga mengenai nilai-nilai kerja sama tim, rasa tanggung jawab, serta rasa percaya diri bagi para penari muda.

















