- Saat hujan, orang lebih banyak berkumpul di dalam ruangan sehingga virus seperti influenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV) dan Covid mudah menular
MATASEMARANG.COM – Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Imunologi Dr. dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD, K-A.I, FINASIM, menjelaskan bahwa minum es saat musim hujan bukan penyebab flu, batuk, atau pilek.
Sukamto di Jakarta, Rabu, menjelaskan flu, batuk dan pilek disebabkan oleh virus. Apabila tidak tertular virus, minum es tidak akan membuat seseorang terkena flu.
“Jadi kalau badan sehat, silakan saja minum es. Kalau sedang batuk pilek atau punya alergi saluran napas, sebaiknya dikurangi dulu,” tutur Sukamto, yang juga Wakil Ketua I Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi).
Ketika pada orang yang sehat minum es saat musim hujan tidak menyebabkan flu, Sukamto mengingatkan bahwa pada orang dengan saluran pernapasan sensitif, seperti penderita rinitis alergi atau asma, minuman dingin dapat memicu bersin, hidung tersumbat, hingga batuk. Reaksi tersebut merupakan bentuk iritasi, bukan infeksi.
Pada orang yang memiliki penyakit saluran pernapasan, termasuk asma dan rinitis alergi, dia mengingatkan udara lembap saat musim dingin bisa membuat jamur dan tungau debu rumah berkembang sehingga menyebabkan penyakit kambuh.
Saat hujan, orang lebih banyak berkumpul di dalam ruangan sehingga virus seperti influenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV) dan Covid mudah menular.
Selain penyakit pernapasan, Sukamto juga mengingatkan untuk mewaspadai risiko demam berdarah karena genangan air menjadi tempat perkembangan nyamuk, serta penyakit diare dan tifoid jika terjadi banjir.

















