“BMKG juga sudah mengingatkan bahwa jarak dari awal musim hujan ke puncaknya tahun ini pendek, jadi sebaiknya kita bersiap dari sekarang,” tutur Sukamto, Dosen tetap di Divisi Alergi Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.
Tips Cegah Penyakit
Peralihan dari musim kemarau menjadi musim hujan adalah masa yang rawan, apalagi kemarau tahun ini berlangsung cukup panjang.
“Selama berbulan-bulan saluran napas kita terpapar udara kering, debu, dan polusi, jadi pertahanannya sudah agak terganggu. Lalu hujan datang, suhu dan kelembapan berubah cepat, dan tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan diri,” ujar dosen tetap di Divisi Alergi Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.
Langkah pencegahan penyakit saat musim hujan dapat dilakukan mulai dari hal sederhana yang mungkin kerap terlupakan, seperti cukup tidur, makan bergizi seimbang dengan sayur dan buah, minum air yang cukup, dan tetap aktif bergerak.
Selain itu, biasakan mencuci tangan serta menggunakan masker ketika mengalami batuk dan pilek atau berada di tempat ramai.
Di rumah, jalankan 3M Plus (menguras, menutup dan mengubur) supaya tidak ada sarang nyamuk, dan jaga ventilasi supaya ruangan tidak lembap.
Mengenai suplemen vitamin, menurut Sukamto, jika pola makan sudah baik maka seseorang tidak perlu mengonsumsi suplemen dalam dosis tinggi. Dia mengingatkan bahwa vitamin tidak bisa menggantikan pola hidup sehat dan vaksin. ***

















