Ratusan Kucing Liar di Karimunjawa Disterilkan dan Divaksin Rabies

ilustrasi kucing (pixabay/neryx)
ilustrasi kucing (pixabay/neryx)
  • Pemkab Jepara bersama Let’s Adopt Indonesia menggelar program Trap-Neuter-Return (TNR) di Karimunjawa pada Jumat, 30 Oktober 2026 hingga Minggu, 1 November 2026
  • Sebanyak 229 ekor kucing liar berhasil disterilkan, divaksinasi rabies, dan diobati oleh tim medis gabungan dari Jakarta dan Semarang
  • Camat Karimunjawa Nuril Abdillah menegaskan program humanis didukungan yayasan Perancis ini bertujuan memperkuat citra pariwisata sehat dan ramah lingkungan

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar program Trap-Neuter-Return (TNR) atau tangkap-sterilkan-kembalikan.

Program pengendalian populasi satwa tersebut dilaksanakan oleh organisasi nirlaba Let’s Adopt Indonesia yang berlangsung sejak Jumat, 30 Oktober 2026 hingga Minggu, 1 November 2026.

Head of Operations Let’s Adopt Indonesia sekaligus penanggung jawab kegiatan Carolina Fajar menyampaikan bahwa ratusan ekor kucing liar berhasil ditangani selama tiga hari pelaksanaan di lapangan.

Bacaan Lainnya

“Hingga Minggu (1/11/2026) pukul 15.00 WIB, sebanyak 229 ekor kucing berhasil disterilkan,” kata Carolina Fajar saat memberikan keterangan di Jepara, Minggu, 1 November 2026.

Ia menambahkan bahwa aksi kemanusiaan tersebut menerjunkan dua dokter hewan berpengalaman serta 19 relawan yang didatangkan langsung dari tim Jakarta dan Semarang.

Melalui metode TNR, kucing liar ditangkap secara aman dan terukur untuk mendapatkan tindakan operasi sterilisasi, pemberian vaksinasi rabies, serta pengobatan medis sesuai kebutuhan kondisi tubuh hewan.

Setelah menjalani perawatan pascaoperasi dan dinyatakan pulih total oleh tim dokter hewan, kucing-kucing tersebut dikembalikan ke lokasi asal penangkapannya.

Carolina menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan utama mengendalikan laju perkembangbiakan kucing liar sekaligus meningkatkan standar kesejahteraan hewan (animal welfare) di kawasan kepulauan.

Lebih dari sekadar penanganan populasi, program ini dirancang sebagai bagian integral dari strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kepulauan Karimunjawa.

Pos terkait