Lampu Belakang Truk Mati Picu Tabrakan di Magelang, Sopir Terjepit

Tim SAR Gabungan membawa korban kecelakaan lalu lintas di Secang menuju ambulans untuk dilarikan ke RSJ Dr. Soerodjo Magelang (foto: Basarnas Semarang)
Tim SAR Gabungan membawa korban kecelakaan lalu lintas di Secang menuju ambulans untuk dilarikan ke RSJ Dr. Soerodjo Magelang (foto: Basarnas Semarang)
  • Tabrakan beruntun melibatkan truk bermuatan pasir dan truk dump terjadi di traffic light Secang
  • Kecelakaan dipicu oleh lampu belakang truk dump yang padam saat berhenti di lampu merah

MATASEMARANG.COM – Insiden kecelakaan lalu lintas akibat minimnya pencahayaan kendaraan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magelang.

Seorang pengemudi truk bermuatan pasir mengalami luka berat usai menabrak bagian belakang truk dump di persimpangan jalan bertanda lampu lalu lintas.

Peristiwa tersebut berlangsung di area traffic light Secang, Kabupaten Magelang, Kamis, 8 Oktober 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Kecelakaan bermula saat satu unit truk dump berhenti karena sinyal lampu lalu lintas menyala merah.

Namun, kondisi lampu bagian belakang armada tersebut dalam keadaan mati, sehingga keberadaannya tidak disadari oleh kendaraan lain di belakangnya.

Truk pengangkut pasir yang dikemudikan Niko Khuirul Anam (23), warga Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, meluncur dari arah belakang dengan kecepatan relatif tinggi tanpa sempat melakukan pengereman.

“Karena gelap, kebetulan di belakangnya ada truk pasir yang dikemudikan Niko Khuirul Anam. Karena gelap dan kecepatan cukup tinggi, korban juga tidak sempat mengerem, akhirnya menabrak belakang truk dump,” ungkap Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi, Jumat, 9 Oktober 2026.

Benturan keras menyebabkan bagian depan truk pasir ringsek hingga kaki pengemudi terjepit dan tertusuk tuas rem.

Laporan darurat yang diterima Unit Siaga SAR (USS) Borobudur pada pukul 19.30 WIB langsung ditindaklanjuti dengan pengiriman tim penyelamat.

Tiba di lokasi kejadian pukul 20.15 WIB, tim SAR gabungan bersama Damkar Kabupaten Magelang, PMI, dan warga sekitar menggunakan peralatan ekstraksi (extrication tools) untuk memotong struktur kabin dan membebaskan kaki korban.

Pos terkait