- Calon Kepala Desa Bodeh nomor urut 1 Much Irfan Djunadi memfokuskan energi untuk penguatan internal dan soliditas tim pendukung di masa tenang
- Konsolidasi dilakukan hingga tingkat koordinator RT, RW, dan saksi TPS guna mengawal pemungutan suara pada 9 November 2026 secara tertib
- Much Irfan Djunadi mengimbau seluruh relawan untuk menjaga suasana kondusif, mematuhi aturan Pilkades, serta merawat silaturahmi antarwarga
MATASEMARANG.COM — Memasuki masa tenang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bodeh, suasana konsolidasi di tingkat internal calon kepala desa nomor urut 1, Much Irfan Djunadi makin diintensifkan.
Berbeda dari tahapan kampanye terbuka yang diwarnai pengerahan massa dan sosialisasi program, pada masa tenang ini Much Irfan Djunadi memilih memfokuskan energi untuk penguatan internal.
Langkah strategis tersebut diambil guna memelihara komitmen soliditas seluruh tim pemenangan serta relawan yang telah berjuang selama masa kampanye.
Fokus konsolidasi ini bertujuan memastikan seluruh jajaran tim pendukung, mulai dari koordinator tingkat RT, RW, hingga saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tetap terorganisir dengan rapi.
Melalui kesiapan jajaran tim di lapangan, proses pemungutan hingga penghitungan suara diharapkan dapat dikawal secara tertib dan transparan.
Dalam pengarahannya kepada para tim pemenangan, Much Irfan Djunadi menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif, kesejukan, serta kekeluargaan di tengah masyarakat Desa Bodeh.
Masa tenang dinilai sebagai momentum tepat untuk merefleksikan kerja keras yang telah dilakukan sekaligus merapatkan barisan agar tidak terjadi miskomunikasi menjelang hari pencoblosan.
“Masa tenang adalah saatnya kita merapatkan barisan dan saling menguatkan,” kata Calon Kepala Desa Bodeh Nomor Urut 1, Much Irfan Djunadi, di Pemalang, Sabtu, 7 November 2026.
“Kita ingin memastikan seluruh tim dan relawan tetap solid, bekerja dengan hati dingin, serta terus menjaga silaturahmi yang baik dengan warga,” sambungnya.

















