- Ini adalah pengakuan secara nasional yang diberikan oleh Menko kepada Jawa Tengah dan kabupaten/kota
MATASEMARANG.COM – Citra kemilau di jagat maya tidak selalu linear dengan hasil kerja yang berdampak besar bagi rakyat. Hasil kerja keras Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengikis jumlah penduduk miskin berbuah pengakuan dan penghargaan.
Atas capaian tersebut, Pemprov Jateng meraih penghargaan Mandaya Award 2026 dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk kategori Pemerintah Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam acara Puncak Penganugerahan Mandaya Award di Jakarta.
Dalam kategori tersebut, Jateng bersanding dengan tiga provinsi lain yaitu Lampung, Gorontalo, dan Sumatera Selatan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Selasa, mengatakan penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan kepada provinsi Jateng yang telah melakukan upaya-upaya pengentasan kemiskinan melalui berbagai cara, termasuk melalui pemberdayaan masyarakat.
“Provinsi Jateng telah mendapatkan Mandaya Awards, salah satu provinsi yang mempunyai kepedulian terkait dengan pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
“Ini adalah pengakuan secara nasional yang diberikan oleh Menko kepada Jawa Tengah dan kabupaten/kota,” tegasnya.
Berdasarkan data, angka kemiskinan di Jateng per Maret 2026 tercatat 9,21 persen atau 3,29 juta penduduk, atau turun 0,18 persen dibandingkan September 2025 sebesar 9,39 persen.
Capaian penurunan itu, kata dia, perlu terus dijaga melalui kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pemerintah desa, kementerian dan lembaga.

















